Minggu, 29 Oktober 2017

Metodologi Perkembangan Sistem Informasi Manajemen

METODOLOGI PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI
MANAJEMEN

TAHAP-TAHAP PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI
MANAJEMEN
Pada tahap pengembangan sistem informasi manajemen memiliki dua model, yaitu pengembangan dengan tiga tahap dan pengembangan lima tahap.
Pengembangan tiga tahap

Tahap analis sistem, tahap ini meliputi beberapa langkah yaitu:
1. Menentukan masalah utama dan lingkungan kegiatan.
2.Mengumpulkan fakta yang berhubungan dengan masalah.
3.Menganalisa fakta-fakta.
4.Menentukan alternatif pemecahan yang mungkin.
5.Memilih alternatif pemecahan masalah.
6.Pembuatan studi kelayakan.
7.Laporan ke manajemen.

Tahap perencanaan sistem, tahap ini meliputi beberapa langkah yaitu:
1.Review kebutuhan.
2.Desain umum sistem/desain logik.
3.Desain fisik.
4.Laporan ke manajemen.

Tahap impementasi sistem, tahap ini meliputi beberapa langkah yaitu:
1.Review desain.
2.Penjadwalan tugas pengembangan.
3.Coding program.
4.Testing program
5.Pelatihan petugas
6.Konversi sistem
7.Laporan ke manajemen

Pengembangaan lima tahap
Perencanaan sistem, tahap ini meliputi beberapa langkah yaitu:
1.Mengenali masalah
2.Menentukan masalah
3.Menentukan tujuan
4.Mengenali kendala
5.Studi kelayakan
6.Laporan ke manajemen

Perencanaan sistem, tahap ini meliputi beberapa langkah yaitu:
1.Menyiapkan desain terperinci
2.Identifikai perangkat keras dan perangkat lunak sistem
3.Evalusi konfigurasi sistem alternatif
4.Memilih konfigurasi perangkat terbaik
5.Laporan ke manajemen

Analisis sistem, , tahap ini meliputi beberapa langkah yaitu:
Menetukan kebutuhan informasi
Menentukan kriteria kinerja sistem
Laporan ke manajemen

Implementasi sistem, tahap ini meliputi beberapa langkah yaitu:
Menyiapkan perangkat keras dan perangkat lunak
Menyiapkan basis data
Menyiapkan fasilitas fisik
Melatih pemakai
Laporan ke manajemen

Penggunaan sistem, tahap ini meliputi beberapa langkah yaitu:
Operasional sistem
Evaluasi sistem
Memelihara sistem
Mempertahankan kinerja sistem
Meningkatkan kinerja sistem
Laporan ke manajemen

2.  PENDEKATAN PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI
      MANAJEMEN
Pendekatan klasik vs pendekatan terstuktur
Pendekatan klasik menekankan bahwa pengembangan suatu sistem informasi akan berhasil apabila mengikuti tahapan sesuai daur hidup pengembang sistem. Namun pada kenyataanya tidak demikian. Pada tahun 1970an muncul pendekatan terstuktur dengan menyediakan tambahan alat, teknik dan dokumentasi, yaitu sebagai berikut:

Diagram Hierarchy Input Process output (HIPO)

Kamus data

Diagram aliran data (DAD)

Tebel keputusan

Jaringan proyek PERT

Diagram aliran sistem, dan lain-lain.
Pendekatan sepotong dan pendekatan sistem
Pendekatan sepotong adalah pendekatan yang menekankan pada suatu kegiatan atau aplikasi sistem, sedangkan pendekatan sistem pendekatan yang memperhatikan sistem informasi sebagai satu kesatuan.

Pendekatan bawah –naik
Pendekatan ini merupakan ciri pendekatan klasik dan terstuktur, dinaba sistem informasi membutuhkan data transaksi dan menekankan pada informasi yang diperlukan dalam pembuatan keputusan manajemen.
Pendekatan sistem menyeluruh vs pendekatan. moduler

Pendekatan sistem menyeluruh merupakan pengembangan sistem serentak secara menyeluruh pada saat bersamaan. Sedangkan pendekatan moduler berusah memecah sistem yang kompleks menjadi bagian kecil.

Pendekatan lompatan jauh vs pendekatan berkembang
Pendekataan lompatan jauh merupakan pendekatan yang menerapkan perubahan menyeluruh sedangkan pendekatan berkembang merupakan pendekatan yang menerapkan teknologi canggih.

3.   METODOLOGI PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI
      MANAJEMEN
Dalam pengembangan sistem informasi manajemen di organisasi, biasanya menggunakan beberapa metode pengembangan yakni;
Metode Siklus Hidup Pengembang Sistem(SHPS) atau System Development Life Cycle(SDLC), metode prototyping dan metode pengembangan cepat.
System Development Life Cycle (SDLC/SHPS)
Raymond Mc Leond merumuskan bahwa sistem ini terdiri atas lima fase, dengan empat fase penggunaan dan satu fase penggunaan. Fase-fase tersebut adalah, sebagai berikut.

Fase perencanaan, yakni dengan mendefinisikan masalah.

Fase analisa, yaitu meneliti kebutuhan pemakai informasi dan menentukan tingkat penampilan sistem yang diperlukan.

Fase desain, yaitu perancangan sistem secara lengkap.

Fase implementasi, dimana program diuji, ditulis dan disesuaikan sampai memenuhi kebutuhan pemakai informasi.

Fase penggunaan dimana sistem infromasi manajemen digunakan untuk membantu organisasi, dan pada fase ini dilakukan audit sistem secara teratur untuk menjamin kualitas dari kinerja sistem.

Metode Prototyping
Metode Prototyping cocok digunakan sebagai metode pengembangan pada organisasi yang memiliki karakterisktik sebagai berikut:
Organisasi yang beresiko tinggi, misalnya karto bursa efek karena informasi yang dikeluarkannya akan berdampak ke seluruh dunia.
Sistem yang inovatif, misalnya organisasi yang sudah lama menggunakan sistem manajemen konvensional akan menerapkan sistem baru.
Perilaku pemakai yang sukar ditebak.

Adapun langkah-langkah pengembangan sistem infromasi dengan metode protoryping, sebagai berikut:
Identifikasi kebutuhan organisasi. Tahap ini mirip dengan tahap Perencanaan hanya saja pada tahap ini menerapkan waktu dan kegiatan yang dipadatkan sehingga sumber wawancara hanya diambil sampel saja.

Pengembangan prototype
Penggunaan data base manajemen sistem merupakan perangkat lunak yang cocok digunakan pada tahap ini.

Uji prototype dan evaluasi
Langkah ini bertujuan untuk mengetahui apakah prototype diterima atau tidak, apabila tidak maka harus melakukan penyempurnaan dan diuji kembali.
Penggunaan prototype

Metode pengembangan cepat.
Adanya kebutuhan akan pengembangan SIM secara dalam waktu pendek, banyak perusahaan menerapkan metode Pengembangan Proses Cepat (PPC). Perangkat lunak yang digunakan adalah CASE aau Computer Aided Software Engineering, yaitu perangkat lunak yang memiliki tiga submodul yakni; submodul untuk menyusun konsep model, submodul untuk menyusun kamus rancangan data dan informasi, dan submodul untuk pengembangan sistem.

Daftar Pustaka:

Nugroho,  Eko., Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta:ANDI.2008.

Winarno , Wing Wahyu .Sistem Informasi Manajemen . Yogyakarta:UPP STKIM YKPN.2004.

http://rerenova.blogspot.co.id (Di akses pada: September2017 Pukul: 16.05)

http://Id. Wikipedia.org.html (Di akses pada: 24 September 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar